Tampilkan postingan dengan label Hidayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hidayah. Tampilkan semua postingan
Rabu, 21 Oktober 2015

Sebuah Jenazah yang Mendapat Azab Allah

Ini adalah kisah nyata, kisah proses penguburan seorang pejabat di sebuah kota di Jawa Timur. Nama dan alamat sengaja tidak disebutkan untuk menjaga nama baik jenazah dan keluarga yang ditinggalkan. Insya Allah kisah ini menjadi hikmah dan cermin bagi kita semua sebelum ajal menjemput.

Kisah ini diceritakan langsung oleh seorang Modin (pengurus jenazah) kepada saya. Dengan gaya bertutur, selengkapnya ceritanya begini:

Terjadi Pada Sebuah Jenazah

Ini adalah kisah nyata, kisah proses penguburan seorang pejabat di sebuah kota di Jawa Timur. Nama dan alamat sengaja tidak disebutkan untuk menjaga nama baik jenazah dan keluarga yang ditinggalkan.

Insya Allah kisah ini menjadi hikmah bagi kita semua sebelum ajal menjemput. Kisah ini diceritakan langsung oleh seorang modin (pengurus jenazah) kepada Bapak Wahyudi Wahidin, seorang sahabat Ustad Yusuf Mansur. Inilah kisah selengkapnya:
Sabtu, 03 Oktober 2015

Bulan Matekodar Pada Puasa Ke Tujuh Belas

Benci, dendam, syirik, adalah tiga hal utama yang harus dijauhkan dari kehidupanku. Demikian pesan Bunda Dedeh saat aku meminta sarannya setelah aku menderita stress berat ditinggal oleh Burhanudin, suamiku menikah lagi dengan Suzana, janda tetangga sebelah rumah.

Yang harus aku jalani, kata Bunda Dedeh, adalah berserah diri secara total kepada Allah, hidup ikhlas dan mempertebal keyakinan bahwa setiap musibah akan ada hikmah yang besar di belakang musibah itu.
Rabu, 05 Agustus 2015

Kisah Mati Suri Azlina

Bismillahirrahmanirrahim ..

Diperlihatkan Berbagai Kejadian di Akhirat Sempat dinyatakan meninggal dunia, Azlina alias Iin (23 tahun) ternyata mengalami mati suri selama dua jam dan koma dua hari dua malam.

Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bengkalis itu mengaku selama mati suri, ia diperlihatkan berbagai kejadian alam barzah dan akhirat, serta beberapa kejadian yang menyangkut amal dan perbuatan manusia selama di dunia.
Kamis, 23 Juli 2015

Wajah Mengelupas Dan Separoh Tubuh Gosong

"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan (QS. al-Maidah: 90)

Pintu hati Astuti (35 tahun) yang dipenuhi kenangan pahit dan penderitaan di masa lampau serasa diketuk oleh sebuah tangan yang meminta kesediaan untuk memberi maaf atas perjalanan hidup yang sudah terlewati. Mirip sebuah rumah megah yang gelap, dia sebenarnya tak ingin lagi melihat kegelapan itu terungkit kembali.
Rabu, 22 Juli 2015

Meninggal Usai Mengumandangkan Adzan Jum`At

Tak seorang pun yang tahu, kapan dan di mana ia akan menemui ajal. Juga, dalam keadaan apa kematian itu nanti menjemput. Kematian adalah rahasia Allah. Oleh sebab itu, orang yang bernasib mujur adalah orang yang menemui ajal ketika ia sedang menjalankan ibadah, entah itu menunaikan shalat, haji atau ibadah-ibadah yang lain, seperti akhir kisah dari seorang muadzin di bawah ini yang tiba-tiba tersungkur, lalu menutup mata seusai mengumangkan adzan Jum`at.

Taubatnya Seorang Jagoan

Awal 1993

Aku lega, urusanku dengan pihak kepolisian tidak berlanjut lebih panjang lagi. Hal itu karena masalah tawuran di sekolah kami bisa diselesaikan dengan damai. Inilah pertama kalinya aku berurusan dengan polisi. Seorang siswa kelas 3 SMP, yang masih mengenakan celana pendek ketika sekolah, tapi sudah berani ikut tawuran. Masalahnya? Ah, aku sendiri lupa. Yang pasti, justru ada rasa bangga di hatiku. Orang tuaku tidak boleh tahu hal ini. Surat panggilan untuk mereka sudah kubuang jauh-jauh tadi.
Selasa, 07 Juli 2015

Jenazah Berbalik Arah Di Liang Kubur

Allah tak pernah kehilangan cara untuk menurunkan azab bagi seseorang yang dalam hidupnya berjubel dengan dosa. Karena itu, kita seringkali menjumpai kematian orang yang dhalim dengan merana lantaran menemui "sakaratul maut" berhari-hari. Peristiwa itu cukup mengiris-iris dada, tentunya. Apalagi, jika masih ditambah dengan prosesi pemakaman yang tak lazim, seperti jenazahnya bisa berbalik arah tatkala dimasukkan ke dalam liang kubur. Tak salah, kalau warga seusai kejadian itu mempergunjingkannya bahwa itu sebagai pertanda akan dosa-dosa yang telah diberbuat selama di dunia.

Jenazah Melompat Ke Atas

Lelaki tua itu, yang oleh penduduk kampung dikenal dengan nama Mbah Sujad (55 tahun, bukan nama sebenarnya) pada akhir hayatnya harus menerima kenyataan hidup yang menyedihkan.

Sebab, limpahan harta kekayaan yang dimilikinya, ternyata tidak bisa menolong derita dan penyakit yang ditanggungnya. Sekitar dua minggu sebelum meninggal, lelaki tua itu hanya bisa meregang dan mengeluh kesakitan.
Senin, 06 Juli 2015

Dubur Jenazah Mengucurkan Darah

"...Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba) maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan) dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang-orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (Al-Baqarah: 275)

Tubuh kekar Mbah Kusno, (60 thn, bukan nama sebenarnya) yang dulu pernah dibangga-banggakan semasa masih muda dan menjadi tentara, kini rupanya tinggal jadi kenangan manis.

Lutut Tumbuh Benjolan Menjelang Ajal

"… Dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepadanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentaknya serta ucapkanlah kepadanya ucapan yang mulia." (QS. Al-Isra’: 23)

Aris (17 thn) tak pernah menyangka jika kemanjaannya pada sang ibu, Hamidah (36 tahun) saat ia minta diambilkan makan di siang itu, ternyata berbuah tragedi.
Minggu, 05 Juli 2015

Mata Jenazah Mengeluarkan Nanah

Ruang VIP no. 5 rumah sakit Sekar Maju itu, terasa mencekam. Malam yang merambat pelan seperti menakutkan. Mbah Kusno (60 thn) yang terbujur kaku tak berdaya di atas pembaringan hanya mendesah resah.

Rasa kesakitan tampak dari raut wajahnya yang sudah seminggu terbaring di ruangan itu. Kondisinya memprihatinkan. Tubuhnya lemas, tidak bertenaga. Tak bisa berbuat apa-apa, tak bisa bergerak, tak bisa berkata apa-apa. Jarum infus tak mampu memulihkan tenaganya untuk berdiri dari pembaringan. Ia terkapar seperti seonggok kayu. Ia terkapar seperti tak berarti. Hanya degup jantungnya yang berdetak dan itu memberi pengertian bahwa dia masih hidup.

Balasan Bagi Penelantar Ibu Angkat

"… Dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepadanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentaknya serta ucapkanlah kepadanya ucapan yang mulia." (QS. Al-Isra’: 23)

MESKI statusnya hanyalah ibu angkat, tetapi kalau sudah susah payah merawat, membesarkan dan bahkan membiayai semua kebutuhan hidup si anak yang telah dipungut, ia tetap berkedudukan terhormat dan tak ubahnya ibu kandung. Apalagi, kalau niat memungut anak itu dilandasi tujuan baik, demi kemaslahatan umat. Karena itu, tatkala ibu angkat sudah renta, si anak angkat selayaknya membalas jasa baiknya dengan memperlakukannya secara baik sebagaimana dahulu "kasih sayang" sang ibu angkat itu dicurahkan.
Sabtu, 04 Juli 2015

Mulut Jenazah Keluar Darah Warna-Warni

"Barangsiapa mendatangi dukun dan percaya kepada ucapannya, maka dia telah mengkufuri apa yang diturunkan Allah SWT. kepada Muhammad SAW." (HR. Abu Daud)

Kampung Delima (sebut saja demikian) tiba-tiba jadi gempar. Pagi itu, selepas subuh saat matahari belum merekah dan sinar lembutnya belum memancar dari balik gunung, tersebar sebuah kabar yang menyedihkan dan sekaligus mengagetkan.
Jumat, 03 Juli 2015

Tanah Kubur Penuh Dengan Batu

"…janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kami yang akan memberi rizki kamu dan mereka". (Al An'am:152)

Petang merayap pelan dan hari sebentar lagi berganti menjadi malam. Adzan maghrib yang bergema dari pengeras suara di mushalla Baburrahaman, di ujung perumahan Mahoni, sayup-sayup sudah tidak lagi terdengar. Keheningan seakan menyeruak dan sebelum iqamah berkumandang, Asti (29 tahun) bangkit dari sofa, lalu melangkah ke kamar mandi. Ia ingin mengambil air wudhu untuk menunaikan shalat maghrib.

Dari Kubur Keluar Ular Besar

Di kampung Mangga, ia dikenal orang kaya. Maklum, di tempatnya tinggal itu, lelaki paruh baya yang bernama Majnun (tentu bukan nama sebenarnya, 50 tahun) ini adalah petani sukses.

Sawah dan ladang Majnun luas membentang. Lebih dari itu, ia dikenal sebagai pedagang buah terkenal dan berhasil. Tak ayal, jika warga menyebut-nyebut lelaki yang memiliki lima anak itu tak kekurangan materi lantaran bergelimang dengan harta.
Kamis, 02 Juli 2015

Meninggal Dunia Usai Memimpin Doa Yasinan

Kematian tidak dapat disangkal merupakan satu misteri yang tak dapat ditebak oleh siapa pun. Tak seorang pun yang tahu, kapan seseorang akan meninggal dunia. Juga, tidak ada yang tahu di mana seseorang nanti akan menemui ajal dan dalam keadaan apa kematian itu nanti akan datang menjemput.

Karena itu, orang yang beruntung adalah yang menemui ajal ketika dia sedang menjalankan kebaikan, entah itu ketika sedang ada di majlis taklim atau sedang dalam sebuah pengajian yang mengingat kebesaran Allah, seperti akhir kisah dari orang yang akan kami ceritakan di bawah ini.
Rabu, 01 Juli 2015

Bercak Di Kain Kafan Kepala Jenazah

Semua orang tahu, kematian suatu saat nanti akan datang menjemput dan dia tak bisa menolak akan perjalanan waktu yang semakin hari berlalu tentu membawanya menjadi semakin tua dilanda usia dan bahkan renta.

Juga, sepanjang hidupnya dia dapat diserang penyakit yang bisa saja mengantarnya menemui ajal yang tak diragukan lagi, membuat siapa pun merinding sekadar untuk membayangkan saat-saat kritis sebelum ajal itu tiba.

Leher Membengkak Sebelum Ajal Menjemput

Barangsiapa mendatangi dukun dan percaya kepada ucapannya, maka dia telah mengkufuri apa yang diturunkan Allah SWT kepada Muhammad SAW (HR. Abu Daud)

Dahulu, dia dikenal warga kampung Salak (bukan nama sebenarnya) sebagai orang yang cukup terhormat. Tapi kehormatan yang ia bangun itu bukan bertumpu pada ilmu, melainkan berlandas materi (harta).

Ganti Bahasa

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Jadwal Shalat

Daftar Isi

Diberdayakan oleh Blogger.